Tips Membuat Kue agar Tidak Bantat

pernah mengalami gagal dalam membuat kue atau roti? Seperti donat yang terlalu bantat atau kue kering yang tidak renyah. Padahal, kamu sudah mematuhi semua petunjuk yang ada di resep tersebut. Hal ini kerap luput dalam proses pembuatan roti atau kue, yakni pemilihan jenis tepung terigu yang tepat.

Padahal, kata dia, pemilihan jenis tepung yang tepat merupakan kunci dari keberhasilan sebuah kue, roti, atau panganan lain berbahan tepung terigu ini. Menurut, Chef Achen dari Toko Kue Ny. Liem Bandung, sangat penting dalam memilih tepung untuk membuat kue kering, roti, dan cake. Sebab, tepung dapat menentukan keberhasilan membuat makanan ringan tersebut.

“Cookies renyah, roti lembut kuncinya menggunakan tepung yang tepat,” ujarnya saat ditemui dalam acara ‘Bungasari Fun Kitchen 2018’, di Jakarta Barat, Sabtu (17/3).

Mengapa tepung menjadi hal yang sangat penting dalam membuat kue kering, roti, dan cake? Chef Achen mengatakan, setiap tepung memiliki perbedaan protein. Seperti protein cake harus rendah agar tidak bantat. Sedangkan Cookies proteinnya sedang agar renyah. Lalu untuk roti pakai tepung protein tinggi biar tekstur kenyal. Kalau protein tinggi buat cake nanti jadi nggak ngembang.

Nah, agar mempermudahnya, Chef Achen merekomendasikan untuk menggunakan tepung dalam kemasan sehingga bisa lebih mudah mengenali kandungan proteinnya.
“Banyak yang gagal bikin kue atau roti salah satunya dari bahan. Tepung asal beli kita nggak tahu itu untuk apa. Kalau tepung lebih baik beli yang kemasan. Jadi tahu itu protein apa,” tambahnya.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai bidang pastry kamu harus mengikuti ajang pencarian home chef yang diberi titel “Bungasari dan Ny. Liem Cari Home Chef”. Acara yang sudah diadakan enam kali ini. akan memberimu Kesempatan langka dilatih langsung oleh Chef Achen dan berkesempatan tampil di SIAL InterFOOD 2018.

“Berdasarkan pengalaman kami di Bungasari, cukup banyak home chef memiliki kemampuan yang mumpuni dalam urusan baking, yang bisa disejajarkan dengan chef-chef profesional yang bekerja di hotel-hotel berbintang maupun restoran-restoran terkenal. Kami berharap melalui ‘Bungasari dan Ny. Liem Cari Home Chef‘ muncul bibit-bibit baru, para chef handal yang berangkat dari dapur rumah,” ujar, Sales & Marketing Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia Budianto Wijaya .

Lebih lanjut Budi menjelaskan, pencarian bakat para chef “rumahan” ini merupakan sebuah terobosan unik yang sesuai dengan jargon Bungasari, #Beranilnovasl. Ajang ini semakin menarik dengan hadirnya Chef Achen sebagai juri utama. “Bungasari dan Chef Achen bekerjasama untuk mengangkat para home chefini dan menyebarluaskan keterampilan mereka dalam mengolah makanan dengan bahan baku tepung terigu dari Bungasari,” ujarnya.

Lalu bagaimana cara mengikuti kompetisi ini? Marketing Manager PT Bungasari Flour Mills Rio Ferdian menyatakan, setiap peserta dapat menyertakan maksimal tiga resep dalam ajang pencarian bakat home chef ini, dengan periode waktu upload foto dan resep, yakni 17 Maret 30 September 2018. Rio juga mengimbau, agar para peserta memaksimalkan kampanye dengan mengajak sebanyak-banyak teman maupun kerabat untuk memberikan “Likes” di unggahan resep mereka.

“Bungasari dan Ny. Liem Cari Home Chef” dapat diikuti oleh para chef non-profesional dengan syarat usia 6-40 tahun. Setiap peserta wajib menggunakan tepung terigu protein sedang Bola Salju 1 kg, untuk mengolah cake, cookies, martabak, donat, atau ec/airs. Lalu, upload foto dan resep inovatif di akun lnstagram pribadi Anda dengan menyertakan hashtag #Beranilnovasl dan #BungasariCariHomeChef. Foto dan resep wajib menampilkan kemasan tepung terigu dan nama produk tepung terigu serbaguna Bola Salju,” tambahnya.

Sebanyak lima resep terbaik akan ditentukan oleh Chef Achen dan Bungasari pasca-periode penjurian yang digelar pada 1-30 Oktober 2018. Lima pemenang “Bungasari dan Ny. Liem Cari Home Chef” diumumkan pada 7 November 2018.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published