4 Cara Mengemudi Mobil Matic yang Salah dan Perlu Dihindari

Cara mengemudi mobil matic memang terlihat gambang. Faktanya jika sang pengemudi hanya asal gas dan rem saja maka hal ini hanya akan membuat Anda harus mengeluarkan biaya overhaul transmisi. Terlebih lagi sekarang mobil matic cenderung lebih populer dibanding mobil manual. Berikut 5 kesalahan yang perlu dihindari saat mengemudi mobil matic.

  1. Membiarkan Tuas Transmisi Pada Posisi D Dalam Waktu yang Lama

Saat kendaraan Anda harus berhenti dalam waktu yang lama seperti saat macet atau lampu merah, pastikan untuk selalu memindah tuas transmisi dari posisi D ke N atau netral. Pastikan jangan pernah membiarkan transmisi tuas pada posisi D dalam waktu yang lama dan Anda selalu menekan rem agar mobil tidak berjalan.

Sebenarnya mengapa sih hal yang satu ini sangat penting untuk dihindari? Seperti yang sudah diketahui bahwa cara kerja transmisi tentu berhubungan langsung dengan mesin. Ketika Anda menekan rem sementara tuas transmisi masih dalam keadaan D, hak ini hanya akan membuat beban mesin kendaraan Anda semakin bertambah yang berpotensi mesin menjadi aus.

  1. Menyematkan Posisi P Pada Gearbox Seperti Rem Tangan

Bagi para pengguna mobil matic, perlu untuk diperhatikan bahwa fungsi dari posisi P pada gearbox sendiri bukan sebagai rem tangan. Banyak orang yang salah mengartikan posisi P pada gearbox sebagai rem tangan. Jika memang fungsinya sama, lantas untuk apa ada rem tangan?

Sebenarnya saat transmisi tuas berada pada posisi P, hal ini menandakan bahwa mobil terkunci dari transmisi bukan rem. Hal ini akan membuat transmisi akan bekerja dengan ekstra guna menahan mobil. Jadi meski mobil Anda sudah terparkir di rumah, menarik transmisi P juga perlu untuk dilakukan. Terlebih lagi jika garasi Anda memiliki struktur yang menurun.

  1. Salah Menggunakan Transmisi

Sama halnya dengan mobil manual, ketika mobil matic digunakan untuk menaiki tanjakan, prinsip jalannya juga harus menggunakan gigi rendah. Saat berkendara pada jalan tanjakan yang curam, pastikan Anda mengubah posisi transmisi dari 2 ke 1. Mengapa harus demikian? Pasalnya posisi ini sama halnya dengan gigi rendah pada mobil manual.

Saat berkendara menggunakan mobil manual, tentunya Anda akan menggunakan gigi rendah bukan? Tak hanya itu saja, pastikan Anda juga menggunakan tuas posisi D saat berkendara di jalanan yang datar. Pastikan untuk tidak menggunakan tuas pada posisi 2 atau L. Sebab posisi ini hanya akan membuat putaran mesin menjadi lebih tinggi sehingga lebih boros bahan bakar.

  1. Memindahkan Posisi Tuas ke N Saat Jalanan Menurun

Memindahkan posisi tuas ke N saat berkendara di jalanan yang menurun bertujuan agar lebih hemat bahan bakar. Hal ini yang membuat banyak pengguna mobil matic bereksperimen dengan cara mengemudi mobil matic yang salah. Para pengguna mobil matic cenderung akan memindahkan posisi tuas ke N pada jalanan yang menurun.

Padahal sebenarnya hal yang satu ini tidak perlu untuk dilakukan. Bukankah saat berkendara di jalanan menurun mobil akan berjalan dengan sendirinya tanpa harus di gas? Memindahkan posisi tuas ke N saat berkendara di jalanan menurun hanya akan membuat perputaran mesin jadi tak bergerak. Untuk itu, pastikan Anda menghindari kesalahan yang satu ini ya.

Itulah beberapa kesalahan yang perlu dihindari saat mengendarai mobil matic. Tanpa disadari ternyata cara mengemudi mobil matic tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebab jika salah mengemudi hal ini hanya akan membuat mesin kendaraan menjadi lebih cepat rusak. Jadi pastikan Anda berkendara dengan benar ya.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published