Term Life Insurance, Asuransi Jiwa dengan Premi Ringan

Di antara banyak jenis asuransi jiwa, salah satu yang bisa kamu temukan adalah asuransi jiwa term life. Asuransi yang satu ini memiliki premi yang ringan namun banyak manfaatnya. Meski begitu, banyak orang yang tidak tertarik untuk memiliki asuransi yang satu ini. Kenapa ya?

Apa Itu Term Life?

Berdasarkan pengalaman pribadi, orang di sekitar saya merasa asuransi yang satu ini tidak memberi banyak keuntungan pada mereka. Menurut mereka, asuransi ini tidak menguntungkan karena pada akhir masa perlindungan, uang yang telah disetorkan sebagai premi tidak akan kembali.

Itu memang benar, kok! Asuransi jiwa term life pada akhir masa pertanggungan tidak akan mengembalikan uang premi yang sudah dibayarkan. Saya sangat sadar dengan hal ini ketika mengambilnya. Oleh karena saya mengambil asuransi yang satu ini, banyak anggota keluarga dan rekan yang sempat mengatai saya bodoh.

Tapi tak masalah bagi saya. Kalau hanya melihat dari uang yang hilang sebenarnya memang sayang. Bayangkan saja, kalau kamu mengambil perlindungan dua puluh tahun dengan premi tahunan sekitar 3,6 juta saja, itu artinya kamu akan kehilangan uang sekitar 72 juta rupiah. Sementara asuransi biasa, pada masa akhir pertanggungan sejumlah premi masih didapat lagi.

Kebetulan, saya memiliki dua buah asuransi. Asuransi term life dan asuransi whole life yang pada akhir masa pertanggungan uang premi akan diberikan. Untuk asuransi whole life ini, setiap tahunnya saya harus membayar premi sekitar 6 juta rupiah. Perlindungan yang akan saya dapatkan sekitar 75 juta dengan nilai akhir pertanggungan adalah 250 juta.

Itu artinya, saya akan mendapatkan total pertanggungan hingga 1 miliar. Tapi, apa benar saya benar-benar rugi dengan membeli asuransi term life? Tidak juga. Kalau dibandingkan, di antara keduanya ada selisih uang pertanggungan yang harus dibayarkan sekitar 2,4 juta.

Uang ini kalau saya gunakan untuk instrumen asuransi lain, bisa menghasilkan keuntungan lebih besar. Dalam jangka singkat, saya bisa menghasilkan keuntungan yang cukup besar. Sementara untuk asuransi whole life, saya baru akan mendapatkan pertanggungan sebesar 250 juta setelah saya berusia 100 tahun dan itupun kalau masih hidup.

Coba bayangkan, selisih 2,4 juta rupiah itu kalau saya gunakan untuk investasi dengan keuntungan sekitar 12% saja dalam setahun, berapa keuntungan yang bisa saya dapat darinya? Nyaris 47 miliar, lo!

Selain Premi Ringan, Apa Saja Keuntungan Lain Membeli Asuransi Term Life?

  1. Masa Pertanggungannya Memang Terbatas, Tapi …

Sampai sekarang pun, saya masih sering dikatain sama orang yang tak mengerti ketika mereka tahu saya memiliki asuransi jiwa term life. Sekali lagi, saya tak masalah dengan omongan mereka. Mereka bilang, selain uang pertanggungan tak kembali lagi di akhir, masa pertanggungannya sangat terbatas.

Yah, memang, masa pertanggungan asuransi term life terbatas. Paling lama hanya sekitar 20 tahun saja. Sementara kalau dibanding asuransi whole life, perlindungannya bisa mencapai 100 tahun. Saya memilih untuk berpikir realistis saya saat ini. Badan Pusat Statistik atau BPS menunjukkan bahwa harapan hidup orang Indonesia hanya berkisar hingga usia 69 tahun.

Tak hanya itu saja, ketika nanti saya telah berusia 60 tahun, saya sangat yakin anak-anak saya sudah memiliki penghasilan yang cukup untuk menghidupi dirinya sendiri. Padahal, saya tetap harus membayar premi hingga habis masa pertanggungannya. Itu artinya, jumlah uang yang harus saya bayarkan makin lama akan semakin besar.

Daripada saya menghabiskan uang untuk asuransi yang sebenarnya tidak begitu diperlukan lagi ketika saya sudah tua, lebih baik saya ambil asuransi term life. Toh, anak-anak sudah memiliki pekerjaan sendiri dan belum tentu saya sanggup hidup hingga usia 100 tahun.

  1. Premi Lebih Ringan

Seperti yang saya katakan sebelumnya, bila memilih untuk membeli asuransi term life, salah satu keuntungan yang akan kamu dapatkan adalah preminya yang lebih ringan bila dibandingkan asuransi yang lain. Masa pertanggungannya yang singkat akan berimbas pada ringannya premi yang harus dibayarkan.

Selain itu, asuransi term life yang sering disebut sebagai asuransi jiwa murni ini juga sebagian dananya tidak diinvestasikan lagi. Hal itu membuat preminya jauh lebih terjangkau. Premi yang ringan ini sangat cocok untuk kamu yang baru meniti karir untuk memberikan perlindungan maksimal pada anak dan istri.

  1. Uang yang Diwariskan Bisa Lebih Besar

Tunggu, mungkin kamu bertanya ketika saat saya bilang uang pertanggungan tak akan diberikan kembali ketika masa pertanggungan selesai, kan? Nah, sekarang saya malah bilang bahwa uang yang diwariskan akan lebih besar bila memilih untuk membeli asuransi ini? Coba ambil perkiraan kamu hidup hingga 100 tahun.

Untuk asuransi term life yang jangka pertanggungannya hanya sekitar 20 tahun dengan premi sekitar 3,6 juta per tahun, setidaknya kamu hanya akan kehilangan uang sebesar 72 juta saja meskipun perlindungan yang diberikan cukup besar, bahkan ada yang hingga 750 juta. Bandingkan dengan perlindungan dari whole life.

Dengan premi yang nyaris sama, kamu harus membayarnya seumur hidup. Sedangkan uang pertanggungan yang akan didapat di akhir hanya sekitar 250 jutaan saja. Bandingkan saja, mana yang lebih menguntungkan? Uang premi yang seharusnya kamu bayarkan setiap bulan pada asuransi whole life, sebenarnya bisa kamu tabung atau diinvestasikan saja.

Dengan begini, uang yang bisa kamu wariskan pada anak dan istri jelas akan lebih besar. Anggap saja kalau kamu bisa hidup hingga 100 tahun, dengan investasi dari uang premi yang harusnya dibayarkan hingga usia 100 tahun, kamu bisa mewariskan uang hingga miliaran rupiah.

Asuransi Term Life dari Sequis

Meski begitu, bukan berarti asuransi whole life tak layak beli, ya! Asuransi ini tetap bisa memberikan perlindungan terbaik padamu dan keluarga. Meskipun usiamu nanti tak sampai 100 tahun, setidaknya anak dan istrimu bisa menikmati uang pertanggungan yang diberikan untuk kehidupan yang lebih nyaman ketika kamu sudah tiada.

Sedangkan bila memilih asuransi term life, bila kamu sendiri tak bisa menabung atau investasi, itu sama saja bohong. Kamu tetap tak akan mendapatkan perlindungan yang maksimal. Kalau kamu tertarik untuk membeli asuransi term life terbaik, kamu bisa pilih asuransi dari Sequis saja seperti yang saya lakukan.

Asuransi ini memberikan pilihan asuransi term life yang cukup banyak. Salah satunya adalah Protection Cashback yang memiliki masa pembayaran premi hingga 5 tahun dengan masa pertanggungan hingga 20 tahun. Untuk preminya, kamu hanya perlu membayar Rp4.200,- saja per hari.

Selain itu, ada juga asuransi Sequis Dana Rencana. Asuransi yang satu ini bisa dibilang asuransi yang tepat untuk kamu yang membutuhkan dana besar untuk persiapan dana pensiun dengan mendapatkan manfaat uang pertanggungan 100% dari uang pertanggungan yang dibayarkan. Jadi, sekarang kamu mau pilih yang mana?

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published